LHOKSEUMAWE – Renco Elang Energy (REE) telah melakukan pengeboran sebuah sumur eksplorasi migas di South Blok A, Aceh Timur.

“Lokasinya di Birem Bayeun, dalam perkebunan PTPN. Sudah dibor sebuah sumur pada Desember 2016 sampai 15 Januari 2017. Ternyata indikasinya (kandungan hidrokarbon) cukup bagus,” ujar Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Marzuki Daham dihubungi portalsatu.com, 3 Februari 2017, malam.

Marzuki menyebut jika tidak ada kendala dua-tiga bulan ke depan REE akan melakukan pengeboran sumur lainnya di samping sumur pertama tersebut. “Nanti akan dibor yang lain di sampingnya. Jadi, (hasilnya) positif sekali,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan doa-doa masyarakat akan membuahkan hasil. Walau pun kecil, tapi ada satu yang baru. Jadi trigger untuk menarik minat perusahaan-perusahaan (migas) lainnya ke Aceh (melakukan eksplorasi sumber migas baru),” ujar Marzuki lagi.

Menurut Marzuki, REE merupakan sebuah konsorsium. Dari luar negeri, perusahaan yang bergabung dalam REE berasal dari Australia.

Dikutip dari katadata.co.id, satu unit rig pengeboran sumur eksplorasi di blok itu yang dioperatori REE sempat berhenti beroperasi sementara waktu akibat gempa bumi yang melanda Pidie Jaya, 7 Desember 2016 lalu.

Blok South A merupakan blok eksplorasi yang terletak di darat. Cakupan wilayah kerjanya seluas 1.582 kilometer persegi (km2) dan terletak di antara ladang migas yang paling produktif di wilayah Sumatera Bagian Utara.

Sebagai informasi, terdapat 11 wilayah kerja migas di Aceh. Namun, baru dua blok yang sudah berproduksi yakni Blok NSO dan Blok B yang dikelola Pertamina. Tiga blok lainnya, seperti Blok A dikelola Medco Energi masih tahap pengembangan. Sisanya enam blok migas masih ahap eksplorasi.[](idg)