JAKARTA – Melanjutkan perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan diwarnai sentimen pasar yang bervariasi. IHSG diperkirakan menguji resisten di 5.860 dengan support di 5.780.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan, pasar masih diwarnai ketegangan geopolitik kawasan Asia.

“IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang menguat terbatas,” ujarnya dalam riset tertulis, Rabu, (6/9/2017).

David melanjutkan untuk domestik, pasar tengah mencermati rencana pemerintah yang akan mengkaji kebijakan pajak dividen.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, IHSG bergerak fluktuatif, sempat melemah 18 poin di penutupan sesi pertama, namun di akhir sesi dua aksi beli balik berhasil membuat IHSG tutup menguat 16,238 poin (0,28%) di 5.829,979.

Penguatan IHSG kemarin lebih bersifat technical rebound setelah lima hari perdagangan berturut-turut sebelumnya dilanda koreksi, membuat sejumlah saham sektoral berada di area oversold.

“Rendahnya risiko geopolitik kawasan Asia dan bergesernya fokus pasar pada perkembangan ekonomi global dan pertemuan bank sentral zona Euro (ECB) pekan ini menjadi pemicu aksi beli balik sejumlah saham sektoral, terutama yang berbasiskan komoditas menyusul penguatan sejumlah harga komoditas,” imbuh dia.

Saham – saham yang menjadi rekomendasi First Asia Capital adalah ASII, BBNI, TINS, HRUM, HMSP, PTBA, ADRO, LSIP, ASRI, SCMA.[]Sumber:okezone