LANGSA – Hasballah M Thaib atau dikenal Rocky, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyebutkan tetap setia kepada Mualem di Pilkada 2017 mendatang. “Geutanyoe tetap pemenang PA, yaitu Mualem dan TA Khalid, dan juga PA baik di Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang, semuanya harus geutanyoe merah puteh hitam. Bek na rencana tamah,” kata Rocky yang dipecaya menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Mualem-TA Khalid wilayah Pantai Timur Aceh, saat memberikan sambutan di pengukuhan dan peresmian kantor Tim Pemenangan Muzakir Manaf dan TA Khalid di Langsa, Senin, 27 Juni 2016.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga mengulang kisah perjuangan GAM saat pemerintahan Megawati Soekarno Putri mengujicoba pesawat Sukhoi di Aceh. Saat itu, katanya, pesawat Sukhoi membombardir wilayah Aceh sebanyak 100 kali dalam sehari. “Kebetulan Mualem na geuplung sajan lon siat. Tiba-tiba troh Aceh Timu keunong laju aneuk, phon diblo Sukhoi le Megawati, dites aju ateuh Mualem. Sigoe beungoh seureutoh neuk, beungoh singoh seureutoh neuk, lhee geu beungoh 300 neuk. Kira ju nyoe na tujoh go beungoh, pangsan. Yang hitam ini sudah kita lewati, tapi sudah tertulis dalam buku Undang-Undang yaitu MoU, senjata diganti dengan politik punya partai lokal,” katanya.
Dia mengatakan semua orang Aceh pernah merasakan bagaimana pahitnya hidup dalam kehidupan sehari-hari di Serambi Mekkah saat konflik. Untuk itu dia mengharapkan semua pihak memprioritaskan Partai Aceh.
“P4, peut nyan A ta tuleh. Prang uroe jeh sama ta rasa, Pemangku Wali uroenyo jinoe milik kita, nyoe peugah beutoi-beutoi laju, partai politik juga untuk Aceh milik rakyat kita, pegawai bijak juga sama rasa. So mantong cok atra nyoe, hana provinsi laen,” ujarnya.
Dia turut menceritakan bagaiman Bupati se-Indonesia mengkhususkan daerah Aceh karena memiliki undang-undang tersendiri. Menurutnya hal ini adalah suatu yang membanggakan bagi Aceh. “Kami turun dari lembah hitam, demi cerdas masyarakat Aceh. Kon keu galak-galak jak duk inan,” katanya.[](bna)


