BLANGKEJEREN – Rombongan Bupati Gayo Lues melaksanakan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Krisno Yuwono, S.T., M.T., selaku Kepala PFID, Kamis, 9 April 2026.

Pertemuan itu membahas soal usulan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) serta usulan program prioritas lainnya terkait pembangunan infrastruktur pasca bencana di Kabupaten Gayo Lues.

“Ada tiga poin fokus pembahasan tadi, yaitu soal perbaikan dan pengembangan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, dan penguatan sistem irigasi,” kata Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.Si., yang sedang bersama Kepala Dinas PUPR Gayo Lues Khairuddin, Kepala Dinas Perkim Jakaria, Plt. Kepala Bappeda, dan Kabid Bina Marga PUPR Gayo Lues.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Gayo Lues pasca bencana.

“Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Wilayah tadi menyampaikan bahwa sumber pendanaan dari pemerintah pusat dapat berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program Instruksi Presiden (Inpres).

Untuk pengusulan melalui DAK, pemerintah daerah diminta menyiapkan readiness criteria melalui aplikasi Linear ke kementerian terkait. Sedangkan untuk program Inpres, daerah diharapkan dapat menyampaikan usulan secara langsung kepada kementerian terkait,” ujarnya.[]