BLANGKEJEREN – Rumah salah seorang warga Desa Porang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, nyaris ambruk ke sungai. Kondisi itu membuat pemilik rumah mengungsi saat hujan turun lantaran dinding dan lantai rumah sudah retak, dan dapurnya miring.

Salihin, pemilik rumah itu, Kamis, 28 Oktober 2021, mengatakan dirinya sudah mengupayakan bermacam cara agar Pemerintah Daerah segera membangun tanggul atau beronjong sungai, tetapi hingga hari ini belum ada tindakan.

“Beberapa bulan yang lalu sudah saya buat permohonan kepada Bupati Gayo Lues, dan sudah didisposisikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tapi hingga sekarang belum ada resapons dari BPBD,” katanya.

Salihin mengaku hari ini dirinya kembali mendatangi kantor BPBD untuk menanyakan permohonan yang sudah ia sampaikan sebelumnya. Namun, Kepala BPBD tidak berada di tempat sehingga Salihin terpaksa pulang dengan perasaan kecewa.

“Kepada Kepala BPBD Gayo Lues, tolonglah segera dibangun beronjong atau tanggul sungai di belakang rumah kami, karena kondisi rumah kami sudah sangat mengkhawatirkan. Saat hujan turun kami mengungsi, dan ini sudah sangat mendesak,” tuturnya.

Suhaidi, Kepala BPBD Gayo Lues tidak merespons saat ditanya wartawan terkait salah satu rumah warga Desa Porang yang nyaris ambruk ke sungai. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, dia tidak menjawab meskipun sudah dibaca. Begitu juga saat dihubungi melalui telepon WhatsApp tidak diangkat panggilan masuk.[]