Oleh: Syukri Isa Bluka Teubai
Sampai dengan hari ini, sudah setahun lebih, salah satu group nasyid, SAHLONBA (silaturrahmi aneuk misbah lam rantoe banda), yang bergenre acapella itu berumur.
Walau baru setahun adanya, namun tampilan-tampilan mereka di atas panggung. Semakin mempunyai nilai terbaik di mata para penonton, katakanlah bagi penulis pribadi.
Adapun Rabu malam, tanggal 30 November 2016. Group nasyid yang sering menggunakan kelihaian bahkan keunikan dari suara-suara mereka itu, adakala untuk menjadikannya sebagai pengganti alat musik.
Kembali telah memberikan isyarat, bahwa orang-orang muda itu memiliki kualitas dalam hal tersebut, bahpun umur dari group nasyid mereka itu baru satu tahun, kepada para penggemarnya, dengan meraih juara satu di ajang lomba yang dipelopori oleh kumpulan mahasiswa bidikmisi UIN Ar-Raniry.
Dan bukan itu sahaja penganugrahan juara yang sudah diperoleh mereka, namun sudah ada beberapa daripadanya itu. Adapun mereka dari para personil; Jaka Al-Ayyubi, Hanifar, Tanzil (Woncheng), Dedi, M. Ridha Fauzan, Candra dan Indra.
Satu tahun, mungkin sahaja bukan waktu yang sebentar untuk dilewati. Yang namun tak akan terasa lama bagi seseorang, kelompok dalam hal mempersiapkan diri untuk berkarya dan sesuatu itu nanti supaya diminati oleh semua kalangan masyarakat, dunia sekalipun.
Akan tetapi dengan niat, usaha dan do'a. Semua itu tidak dapat dipungkiri.
“Berharap, semoga ke hadapannya, semakin sukses untuk Sahlonba (silaturrahmi aneuk misbah lam rantoe banda) nasyid,” penulis pun mengakhiri.[]

