SUBULUSSALAM – Setelah menunggu sekian tahun sejak daerah ini mekar Kabupaten Aceh Singkil, akhir Kota Subulussalam memiliki Satuan Penyelenggaraan Administrasi (Satpas) yang berfungsi untuk penerbitan surat izin mengemudi (SIM).
Satpas Subulussalam telah terbentuk dan baru saja diresmikan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kapolres Subulussalam, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K didampingi Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked saat Launching Satpas Subulussalam di Kompleks Mapolsek Simpang Kiri, Senin, 20 Januari 2025.
Kapolres Yhogi mengatakan keberadaan Satpas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Subulussalam bisa mengurus SIM di kota sendiri tanpa harus ke Aceh Singkil seperti beberapa tahun belakangan ini.
“Kita memiliki Satpas sendiri, tidak lagi kita masyarakat kita untuk proses registrasi pengemudi tidak lagi ke Aceh Singkil,” kata Kapolres.
Yhogi mengatakan bahwa Satpas ini juga sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat akan dijadikan sebagai trafic incident restorative center. Di mana program tersebut untuk merestol antara pelaku dan korban lalu lintas.
“Selama ini, hanya sebatas ganti rugi terhadap korban dan kemudian terbit surat perjanjian perdamaian, lalu selesai,” kata Yhogi.
Tapi ke depan, kata Kapolres bagaimana merestol menjadikan pelaku dikemudian hari tidak lagi melakukan kesalahan dalam berlalu lintas.
Diharapkan mereka pelaku lalu lintas yang memiliki prilaku buruk di jalan raya, tidak mengerti aturan lalu lintas, tidak paham rambu-rambu lalu lintas, dengan dengan program incident trafic restorative center ini, mereka tidak lagi melakukan perbuatan yang melanggar lalu lintas.
Sementara Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Kapolres Yhogi Hadisetiawan atas keberhasilan mewujudkan terbentuknya Satpas Subulussalam.
Menurut Fadly, upaya mewujudkan Satpas ini sudah digagas sejak Kapolres Subulussalam yang pertama dimulai AKBP Qori Wicaksono, lalu AKBP Muhammad Yanis hingga baru terwujud di masa Kapolres Yhogi Hadisetiawan.
“Ini mungkin sudah diinisiasikan sejak dua kali pergantian Kapolres, alhamdulillah terwujud di masa Pak Yhogi, mari kita berikan apresiasi kepada bapak Kapolres,” kata Fadly.
Keberadaan Satpas ini, kata Fadly sangat membantu masyarakat Kota Subulussalam yang selama ini harus bolak balik ke Aceh Singkil untuk mengurus administrasi berkaitan dengan pembuatan SIM, perpanjangan dan pergantian SIM.
“Kami merasa bangga, Kota Subulussalam sudah memiliki Satpas sendiri, yang selama ini kita tunggu-tunggu, ini sangat membantu masyarakat Kota Subulussalam,” katanya.[]






