LHOKSEUMAWE – Murtalabuddin dicopot dari jabatan Sekretaris DPRK (Sekwan) Lhokseumawe saat ia sedang mengikuti rapat kerja Sekwan se-Indonesia di Batam, Kamis, 26 Mei 2016.

“Lon di Batam, teungoh dinas (saya di Batam, sedang dinas). Raker Sekwan se-Indonesia, mulai hari ini,” ujar Murtalabuddin saat dihubungi lewat telpon seluler, sekitar pukul 19.50 WIB tadi. “Kalheuh lon baca brita mutasi nyan satnyoe (sudah saya baca berita tentang mutasi pejabat Pemko Lhokseumawe barusan),” ujar dia lagi.

Murtalabuddin mengaku tidak mendapat pemberitahuan terkait pencopotan dirinya dari jabatan Sekwan. “Saya baru tahu setelah mutasi. Diberitahu oleh salah seorang anggota dewan,” katanya.

Ditanya apakah ada permasalahan antara dirinya dengan atasannya termasuk kalangan DPRK sehingga dicopot secara mendadak, Murtalabuddin mengatakan, “Hana (tidak ada). Jabatan kan kepercayaan dan amanah, wajar-wajar saja. Kita pegawai negeri, hari ini diberi kepercayaan harus siap melaksanakan, begitu juga sebaliknya (saat dicopot)”.

“Saya menerima (dicopot dari jabatan Sekwan),” ujar Murtalabuddin.

Sementara itu, sejumlah kalangan menduga ada persoalan dalam kinerja Sekwan Lhokseumawe selama ini, sehingga Murtalabuddin dicopot mendadak. Ada yang mensinyalir hubungan Sekwan dengan semua anggota DPRK “kurang harmonis”. Ada pula yang mengait-kaitkan dengan “bocornya” data anggaran atau buku APBK 2016.

“Sebab selama ini cukup sulit bagi publik mendapatkan buku APBK dari DPRK Lhokseumawe, sekadar untuk melihatnya saja susah. Padahal itu dokumen publik. Kita minta lihat pada beberapa anggota dewan, malah disuruh minta langsung ke Sekwan. Sementara Sekwan sulit dihubungi, nomor telponnya tidak aktif, mungkin karena ganti nomor. Saat ke kantor dewan, sering tidak ada di tempat,” ujar satu sumber.

Sementara itu, anggota DPRK Lhokseumawe Jailani Usman, S.H., berharap Sekwan yang baru, Ramli melaksanakan tugas secara maksimal sesuai tugas pokok dan fungsinya. “Apalagi Pak Ramli bukan orang baru di Setwan (Sekretariat DPRK), dulu pernah menjabat salah satu Kasubbag di Setwan. Jadi, harapan kita ke depan kinerja Sekwan benar-benar sesuai tupoksinya, dan juga lebih efisiensi dalam penggunaan anggaran,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dilaporkan mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mulyanto dan Sekretaris DPRK (Sekwan) Murtalabuddin dalam mutasi yang digelar di Aula SMKN 2, Kamis, 26 Mei 2016.[] (idg)