BANDA ACEH – Dewan Kesenian Aceh (DKA) menggelar pameran lukisan dalam memperingati Hari Perdamaian RI-GAM, 15 Agustus 2017 dan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia, 17 Agustus 2017, di Gedung DKA, Kompleks Taman Budaya, Banda Aceh, Rabu, 16 Agustus 2017.

Ketua DKA Aceh, Nurmaida Atmaja, mengatakan kegiatan yang digelar mulai 16-21 Agustus 2017 ini, merupakan dedikasi dari para seniman seni rupa untuk Indonesia, khususnya Aceh.

“Pameran lukisan ini kerja partisipasi teman-teman seniman rupa dalam rangka memperingati hari damai Aceh dan juga Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Nurmaida Atmaja.

Dipilihnya Gedung DKA sebagai tempat pameran, dijelaskan Nurmaida Atmaja, karena keterbatasan serta minimnya biaya yang dimiliki oleh para seniman. Selain itu, lukisan yang dipamerkan, dikatakannya lagi, merupakan beberapa hasil karya dari para seniman di Aceh. 

“Seniman-seniman rupa ini memamerkan hasil karya itu di rumahnya sendiri karena keterbatasan dana yang mungkin tidak bisa kita fasilitasi ke tempat yang lebih layak, jadi kita mencoba lewat rumah sendiri dan kita juga mempunyai tempat yang bisa untuk memajangkan karya-karya mereka,” jelas Nurmaida Atmaja.

“Tokoh pelukis yang menampilkan karyanya di sini ada enam orang. Jumlah lukisannya ada sampai ratusan lukisan,” jelasnya lagi.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sulaiman Abda. Dalam kata sambutannya dia menyampaikan akan menerima aspirasi dari para seniman di Aceh yang akan diperjuangkan dan dibahas dalam rapat untuk tahun 2018 nanti.

“Kita meminta kepada kawan-kawan DKA untuk melakukan rapat dan mengusulkan kepada DPRA program yang akan diajukan dari para seniman. Saya selaku Wakil Ketua DPRA akan memperjuangkan aspirasi kawan-kawan untuk dapat dibahas para program tahun 2018 nanti,” ucap Sulaiman Abda.

Sulaiman Abda juga menyampaikan harapannya terhadap kesenian Aceh dalam acara tersebut. “Semoga melalui pameran ini, akan lahir berbagai ide dan munculnya pemikiran yang konstruktif terhadap perkembangan seni rupa di Aceh, Insya Allah,” ungkapnya.[] (*sar)