SIGLI – Ulama dan cendekiawan Yaman Prof. Dr. Syekh Habib Abdullah Muhammad Baharun tampil sebagai salah satu pemateri dalam muzakarah ulama di Op-room Setda Pidie, Sabtu, 12 November 2016. Syekh Habib Abdullah juga merupakan Rektor Universitas Al-Ahqaff, Hadramaut, Yaman.

“Muzakarah ulama tersebut dihadiri sekitar 200 peserta terdiri dari pimpinan dayah, tokoh ulama dan para akademisi dayah dan kampus di kabupatenten ini. Turut hadir Waled Nu, Abu Ishak Langkawe, dan Abi MUDI,” ujar Teungku  Fuad, S.Pd.I., M.A., salah seorang peserta muzakarah.

Teungku Fuad menyebutkan, muzakarah kerja sama MPU dengan Baitul Mal Pidie dibagi dua tahap. Mulanya, pagi hingga siang, membahas persoalan zakat yang dipaparkan Teungku H. Helmi Imran, M.A., akrab disapa Aba Nisam.

“Aba Nisam menyinggung tentang esensial fisabillah dalam konteks zakat dan berbagai permasalahan zakat yang keliru dalam masyarakat,” kata Fuad yang merupakan master pendidikan lulusan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Usai siang, tampil pemateri Habib Syekh Abdullah. Menurut Fuad, Habib Syekh Abdullah memaparkan iktikad tentang tauhid tsalasah (uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat) merupakan akidah sesat dipelopori Ibnu Taimiyah atau faham wahabi yang dikenal selama ini.[]