SUKA MAKMUE – Calon wali gubernur Aceh, TA Khalid, mengatakan tidak bisa membangun Aceh jika pemerintah yang berkuasa ke depan tidak menguasai parlemen atau DPR Aceh.

Menurutnya, sehebat apapun gubernur ke depan jika tidak kompak sama DPR tetap akan susah dalam merealisasikan programnya, karena pengesahan tersebut, kata dia, sama DPR Aceh.

“Sehebat apapun kita jadi gubernur, tidak bisa kita buat apa-apa jika tidak disahkan DPR,” katanya.

TA Khalid mengatakan, saat ini partai koalisi yang mendukung Muzakir Manaf-TA Khalid menguasai 75 persen kursi di DPR Aceh. Maka, kata dia, pihaknya siap membangun Aceh jika terpilih ke depan.

“Saat ini Mualem menguasai 75 persen kursi di DPR Aceh, bermakna hanya sekitar 20 kursi lagi yang di luar,” katanya.

TA Khalid mengatakan, saat ini pihaknya bersama partai koalisi jika terpilih telah sepakat menuntaskan butir-butir perjanjian MoU Helsinki. Serta memperkuat edeologi ke-Acehan dan akidah ahlussunnah waljamaah di Aceh.

“Kita sepakat dengan seluruh partai pengusung bahwa MoU Helsinki harus tatuntaskan di Aceh,” katanya.[]

Penulis: Yon Musa