BANDA ACEH – Pengawal Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar bersikap tidak sopan terhadap para wartawan. Pengawal itu mendorong wartawan yang sedang mewawancarai Malik Mahmud seusai peringatan 11 tahun damai Aceh di Taman Ratu Safiatuddi, Banda Aceh, Senin, 15 Agustus 2016.

Mulanya, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar dengan tenang dan ramah menjawab pertanyaan para wartawan. Tiba-tiba, pengawalnya datang dan menghalangi wartawan agar tidak melanjutkan wawancara.

Sampai akhirnya salah seorang wartawan bertanya, “Terkait banyaknya pihak (berlatar belakang) GAM yang maju (dalam pilkada 2017), apa tanggapan Wali?”

Wali Nanggroe terlihat tetap tenang mengadapi pertanyaan tersebut. Namun, Malik Mahmud hanya menjawab singkat bahwa ia tak ingin berkomentar terkait hal itu.

Para pengawal Wali Nanggroe kemudian mendorong wartawan, sehingga alat perekam salah seorang wartawan hampir jatuh.

Salah seorang wartawan lokal menyesalkan tindakan pengawal Wali Nanggroe tersebut. Menurut wartawan itu, seharusnya pengawal Wali Nanggroe tidak perlu menunjukkan sikap arogan. “Seharusnya jangan seperti itu”.[](idg)