BANDA ACEH – Bakal calon gubernur Aceh yang diusung koalisi partai nasional, Tarmizi A. Karim mengatakan dirinya bukan titipan Jakarta dan juga bukan utusan ibu kota.
Tarmizi Karim mengatakan dirinya maju dalam kancah politik Aceh 2017 mendatang adalah murni panggilan jiwa dan ingin berbakti demi tanah kelahirannya.
“Saya bukan titipan siapa-siapa. Saya juga bukan kiriman siapa-siapa. Tapi saya murni kiriman hati nurani saya,” ucap Tarmizi Karim saat orasi politik dalam acara deklarasi akbar bersama T. Machsalmina Ali di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Sabtu, 1 Oktober 2016.
Tarmizi Karim berjanji akan membangun Aceh semaksimal mungkin jika ia terpilih sebagai gubernur Aceh. Ia akan memaksimalkan penggunaan dana otsus yang sangat besar di Aceh. Tarmizi Karim menilai dana otsus yang mencapai 14 triliun tersebut belum tepat sasaran.
“Dana otsus cukup banyak, mencapai 14 triliun per tahaun, tapi kemana uang itu,” Tarmizi Karim mempertanyakan.
Jika terpilih menjadi gubernur Aceh hasil pilkada mendatang, Tarmizi Karim juga berjanji akan fokus pada kesejahteraan petani, pembangunan rumah dhuafa dan program kesehatan gratis.
“Saya tak mau Aceh selalu sengsara dan sakit-sakitan,” kata Tarmizi Karim.[]

