BLANGKEJEREN – Tenaga honor yang bekerja di Kabupaten Gayo Lues meminta Kepada Pemerintah Daerah agar segera mencairkan gajinya sebelum Hari Raya Aidul Fitri, permintaan itu disampaikan tenaga honor karena sangat membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami berharap agar Pemda Gayo Lues segera mencairkan gaji tenaga honor. Karena sangat banyak kebutuhan keluarga yang harus kami penuhi menjelang hari Raya ini,” kata salah seorang tenaga honor yang meminta namanya tidak ditulis, Kamis, 20 Maret 2025.

Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., yang ditanyai terkit permintaan tenaga honor itu mengaku akan mengupayakan pencairan gaji tenaga honor sebelum lebaran, itupun bagi tenaga honor yang sudah Dua tahun atau lebih bekerja di Pemerintahan Gayo Lues.

“Insya Allah akan kita upayakan secepatnya pencairan gaji tenaga honor di Gayo Lues. Dan posisi sekarang masih dalam proses seleksi sebelum SK ditandatangani,” kata Bupati di depan Pendopo Bupati, Kamis malam, 20 Maret 2025.

Saat ini kata Bupati Gayo Lues, Pemda Gayo Lues sedang dilanda dilema karena untuk membayar gaji tenaga honor saja menghabiskan anggaran Rp 50 Miliar per Tahun, untuk itu, Pemda sedang melakukan seleksi terkait apakah orang-orang yang tercantum namanya benar-benar honor, atau ada tenaga honor siluman.

“Intinya yang benar-benar honor akan kita upayakan pencairan gajinya. Namun bagi tenaga honor yang tidak terdaptar namanya di BKN, itu tidak bisa lagi, karena peraturan sekarang, Pemerintah tidak dibolehkan lagi menerima tenaga honor. Pemerintah fokus menyelesaikan yang sudah honor Dua tahun atau lebih,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Gayo Lues meminta agar tenaga honor bisa bersabar, sehingga yang di SKkan tenaga honor tahun 2025 ini tidak ada yang bodong atau tenaga honor titipan. Begitu juga kepada Kepala SKPK, Bupati meminta agar memanfaatkan PNS dan PPPK, jangan lagi memanfaatkan tenaga honor yang tidak masuk data BKN lantaran sudah tidak bisa.[]