LHOKSEUMAWE –  Bakal calon Wali Kota Lhokseumawe, Sofyan, mengatakan dirinya mengambil keputusan meminang T. Noval menjadi bakal calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe dengan penuh pertimbangan.

(Baca: Sofyan-Noval, Paslon Jalur Independen Pertama yang Serahkan KTP ke KIP Lhokseumawe)

Sebelumnya, Sofyan sudah mendeklarasikan diri bersama Zulkifli Yusuf untuk maju pada Pilkada 2017 mendatang di Kota Lhokseumawe.

(Lihat: Perdana, Balon Wali Kota Lhokseumawe Umumkan Wakilnya)

“Saya meminang T. Noval pastinya dengan berbagai pertimbangan dan saran dari tim penjaringan. Hal ini juga bukan terkait bahwa ada isu terjadi keretakan sama Pak Zulkifli. Itu salah besar, saya dan Pak Zulkifli masih tetap berkomunikasi,” kata Sofyan diwawancarai portalsatu.com, Rabu, 10 Agustus 2016, sore.

Sofyan menjelaskan, hal yang menjadi dasar dirinya tidak jadi bersama Zulkifli Yusuf disebabkan berbenturan dengan regulasi yang berlaku saat ini bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak bisa maju mencalonkan diri menjadi kepala daerah kecuali harus mengundurkan diri terlebih dahulu.

“Hanya terbentur akibat aturan, Pak Zulkifli saat ini masih berstatus PNS. Jikapun dia mengundurkan diri dari PNS, butuh waktu lama dalam prosesnya. Inilah yang menjadi kendala nanti ketika memang mau mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat. Jika KIP minta SK pensiun atau berhenti kita tidak dapat buktikan,” sebut Sofyan.

Sofyan juga menyebutkan walaupun tidak jadi bersama Zulkifli Yusuf, dirinya hingga saat ini terus berkomunikasi dengan yang bersangkutan. Menurut Sofyan, Zulkifli ikut mendukung keputusan diirnya maju bersama T. Noval.[](tyb)