SIGLI – Tiga pekerja tambang emas di Geumpang tewas, 2 lainnya cidera setelah tertimbun reruntuhan tanah di lokasi penambangan liar Lam Jue, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Kamis, 17 November 2016 sekira pukul 02:30 Wib dini hari.

Korban yang semua berasal dari pulau Jawa itu dievakuasi dari lokasi kejadian dan sudah visum di Puskesmas Geumpang.

Informasi yang diperoleh portalsatu.com dari sumber di lapangan, para pekerja tertimbun reruntuhan tanah saat berada dalam lubang tempat mereka bekerja. Saat itu cuaca buruk dan hujan yang mengakibatkan runtuhnya tanah di dinding bukit dan menimbun mereka.

Sementara Kapolres Pidie, AKBP Muhammad Ali Kadhafi SIK, mengatakan, kelima pekerja itu tertimbun reruntuhan tanah saat beristirahat di Camp. Tiba – tiba terjadi longsor akibat hujan deras dan tebing tanah runtuh dan menimbun Camp yang mereka diami. Saat kejadian mereka sedang tidur sehingga tidak bisa menyelamatkan diri, dan mereka pun tertimbun tanah. 

“Saat kejadian itu pekerja sedang beristirahat dalam Camp,” kata Kapolres. 

Adapun korban yang meninggal dunia, menurut Kapolres, Ahmad Maulani (37), Seep (43) dan Dodi (40), ketiganya tercatat sebagai warga Kampung Ganda Soli Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Sedang korban luka, Abam (45) warga Cijaliman Desa Sirnasari Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat. Dia mengalami patah pinggang. Hendri (18) dan Rudwandi (35) keduanya warga Gandasoli Desa Ciparay Kecamatan Jampangkulon Sukabumi, Jabar (korban luka pergelangan tangan kanan terkilir).

Semua korban luka-luka sudah ditangani secara medis di Puskesmas setempat.[]