ANKARA – Pasukan keamanan telah menangkap puluhan orang di seluruh Turki, termasuk tiga warga negara Rusia yang diduga terkait dengan dengan Daesh pasca ledakan mematikan di Distrik Sultanahmet (Mesjid Biru), Istanbul.

Demikian kata sumber dari pihak keamanan Turki kepada Anadolu Agency, Rabu 13 Januari 2016. Tiga warga negara Rusia ditangkap selama Razia di provinsi Antalya selatan, Rabu 13 Januari 2016. Sementara enam tersangka lainnya juga ditangkap di provinsi barat Izmir pada hari yang sama.

Pada hari Senin, pasukan keamanan menahan 16 orang, termasuk 15 Syria (Suriah) dan warga negara Turki dalam operasi keamanan di ibukota Ankara. Warga negara Suriah yang terlibat akan dideportasi segera.

Dua orang yang menyeberang dari Suriah ke Turki secara ilegal dibawa ke tahanan di provinsi timur Kilis, Selasa.

Di provinsi Sanliurfa Tenggara, pasukan keamanan menahan 21 orang dalam sebah razia di 22 alamat yang berbeda di seluruh Turki, Rabu.

Di provinsi Mersin Selatan, sembilan orang yang diduga anggota jarigan ISIS (Daesh) ditahan.

Di provinsi Adana Selatan, sembilan tersangka, termasuk lima warga asing ditahan dalam operasi anti-Daeshin secara terpisah, Selasa.

Perdana Menteri Turki Ahmed Davutoglu mengatakan, Daesh berada di balik serangan yang dilakukan seorang pembom bunuh diri menewaskan sepuluh orang, sebagian besar wisatawan Jerman di Istanbul pada Selasa 12 Januari 2016 pagi.[]

Sumber: Anadolu Agency (aa.co.tr)