SUBULUSSALAM – Kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) se-Kota Subulussalam yang dilaksanakan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat yang dimulai sejak 17 Juli lalu resmi ditutup pada, 5 Agustus 2025.

Ketua MPH Kota Subulussalam, Drs. Syarkawi Nur menutup kegiatan itu dihadiri Wakil Ketua I Ust Rahmad Lubis dan Wakil Ketua II Ust Rusyda,, dan beberapa Anggota MPU, serta Sekretaris Alimsyah berlangsung di Aula Kantor MPU Kompleks Perkantoran, Lapangan Sada Kata.

Di hadapan puluhan kader ulama muda tersebut, Syarkawi mengatakan selama 20 hari dalam pendidikan, tentunya sudah banyak materi diperoleh peserta dari berbagai narasumber yang jumlahnya kisaran 20 orang.

Peserta Pendidikan Kader Ulama perempuan berswafoto usai acara penutupan di Kantor MPU Kota Subulussalam, Selasa, 5 Agustus 2025 sore. Foto: portalsatu.com/

Dalam kegiatan PKU ini, kata Syarkawi, MPU Subulusalam menghadirkan narasumber dari provinsi yaitu Tgk H. Faisal Ali selaku Ketua MPU Aceh. Selain itu, ada juga pemateri dari perwakilan BPOM Aceh

Sementara pemateri dari daerah meliputi MPU Kota Subulussalam, Kemenag dan Baitul Mal. Para kader ulama ini telah mengikuti semua materi dan praktek langsung selama dalam pendidikan.

Karena itu, Syarkawi berharap ilmu yang telah didapat itu harus diamalkan untuk berbuat kebaikan kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing – masing, jangan pernah berhenti dan terus berlajar mengembangkan diri dengan berbagai ilmu pengetahuan yang ada.

"MPU memberikan sertifikat sebagai tanda peserta sudah mengikuti PKU dan berhak menyandang status ulama muda versi MPU Kota Subulussalam," ungkap Syrawani Nur.

Sekretaris MPU Alimsyah mengatakan kegiatan PKU ini diikuti 60 peserta terdiri 30 perempuan dan 30 laki-laki berasal dari sejumlah Pondok Pesantren/Dayah yang ada di Kota Subulussalam. Kegiatan ini berlangsung selama 20 hari dimulai sejak 17 Juli sampai 05 Agustus 2025.

"Alhamdulillah kegiatan PKU berjalan lancar dari awal pembukaan sampai penutupan sore ini," kata Alimsyah.[]