BANDA ACEH — Ada beragam cara unik yang dilakukan masyarakat untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Salah satunya seperti yang dilakukan para pegawai Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh saat upacara di halaman kantor tersebut pagi tadi, Kamis, 17 Agustus 2017. Para pegawai terlihat memakai pakaian adat.

Kepala Bagian Tata Usaha, Yasril, mengatakan, berbagai pakaian adat yang mereka kenakan hanya untuk memeriahkan hari kelahiran bangsa ini.  

“Karena sudah keikhlasan memakai pakaian adat,” kata Yasril.

Aksi ini kata dia juga sesuai surat edaran yang dikeluarkan Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional tanggal 1 Agustus 2017 Nomor 299 tentang arahan mengenakan pakaian adat dari Sabang sampai Merauke.

“Memang ini begitu diperintahkan, kami melaksanakan dengan seikhlas mungkin, karena seperti doa tadi ada persatuan keakraban semua makanya di sini tidak disuruh memakai pakaian adat satu provinsi tertentu saja. Tetapi dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

“Jadi ada kebersamaan, mempersatukan bangsa dengan memakai baju adat,” jelasnya lagi.

Selama bekerja di kantor pemerintahan tersebut, Yasril mengatakan baru kali ini dia mengenakan pakaian adat saat 17 Agustus.

“Selama saya menjadi pegawai mungkin hari ini tanggal 17 Agustus disuruh memakai pakaian adat,” katanya.

Salah seorang pegawai, Hana Faristi, merasa sangat senang dapat mengenakan pakaian adat saat upacara seperti hari ini. Bahkan untuk dapat merias diri dia telah menyiapkan sejak setelah melaksanakan salat subuh.

“Nyaman aja bang. Kalau ibu-ibu justru malah suka ya yang seperti ini, momen langka. Apalagi yang sudah berkeluarga momen seperti ini kayak mengulang pernikahan, seru,” ujar Hana Faristi.

“Habis subuh baru mulai make up. Kebetulan saya bukan orang Aceh, tapi mumpung momen ini saya bisa pakai baju Aceh,” katanya.[]