BANDA ACEH – Menerapkan sistem manajemen mutu pengelolaan laboratorium yang berstanda, bermutu dan berlaku secara internasional yang berbasis pada SNI ISO/IEC 17025 merupakan salah satu sasaran UPT Laboratorium Terpadu Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Untuk itu, UPT Laboratorium Penelitian Terpadu Unsyiah bekerjasama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) melaksanakan Pelatihan Pemahaman SNI ISO/IEC 17025:2008 yang dilaksanakan pada Senin-Jumat, 8-12 Agustus 2016 di ruangan serbagauna UPT. Laboratorium Terpadu.

Panitia penyelenggara, Rahmad Dawood, melalui siaran pers yang diterima redaksi menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali pengelola laboratorium tentang syarat-syarat administrasi dan teknis penegelolaan laboratoirum secara professional, sehingga peralatan dan fasilitas laboratorium lainnya difungsikan secara optimal, dan validitas setiap data (akurasi, presisi, reproducibility, repeatibility, tracebility) yang dihasilkan pada kegiatan praktikum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat dipertanggungjawabkan.

“Hal ini sejalan dengan visi dan misi Rektor Unsyiah yang akan membawa Unsyiah menjadi salah satu universitas riset kelas dunia (world class research university), di mana laboratorium berstandardisasi menjadi sumber hasil riset untuk menghasilkan data yang objektif dan strategis sehingga dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya baik nilainya maupun aspek legalnya dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya, Senin, 8 Agustus 2016.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan, pelatihan dilakukan dalam dua kegiatan. Pertama, Pelatihan Pemahaman SNI ISO/IEC 17025:2008 yang dilaksanakan pada 8-9 Agustus 2016. Selanjutnya workshop Penyusunan Dokumen Mutu Laboratorium yang dilaksanakan pada 10-12 Agustus 2016 di tempat yang sama.

Kedua kegiatan ini akan diikuti oleh para Ketua dan Pranata Laboratorium Pendidikan dalam lingkungan UPT Laboratorium Terpadu. “Dengan demikian, setelah pelatihan ini diharapkan secara bertahap laboratorium dalam lingkungan UPT Laboratroium Terpadu dapat segera terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Nasional (KAN).”

Universitas Syiah Kuala (http://unsyiah.ac.id) adalah perguruan tinggi negeri tertua di Aceh. Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi, Unsyiah dinilai memiliki fungsi yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik untuk kebutuhan lokal, nasional maupun regional.

Untuk terus dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat (tridharma perguruan tinggi), keberadaan laboratorium yang terstandarisasi dalam lingkungan Unsyiah merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi.

“Karena hanya dengan demikian fungsi Tridharma perguruan tinggi tersebut dapat diwujudkan secara baik dan memperoleh kepercayaan dari masyarakat,” kata Rahmad.[](ihn)