MEUREUDU – Tim Tanggap Bencana Yayasan Relawan Muda Indonesia (Volunteer Doctors) yang terdiri dari 3 dokter, 2 perawat, 1 dokter gigi, bekerja sama dengan Rumah Amal Salman ITB relawan dari Bandung membuka balai pengobatan gratis di Balai Gampong Kuta Pangwa, Kab. Pidie Jaya (Pijay), Aceh.
Setelah sehari sebelumnya mereka melakukan assessment dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, BNPB, PMI, TNI, dan Dokter di Puskesmas Tringgadeng, akhirnya diputuskan ada 4 gampong yang direkomendasikan untuk dikunjungi selama beberapa hari ke depan untuk kegiatan balai pengobatan atau home visit terkait kesehatan yaitu Gampong Kuta Pangwa, Rawasari, Tampuy, dan Meue.
Hari pertama tim tersebut melayani sekira 70 warga yang datang berobat di “Balai Pengobatan Volunteer Doctors & Rumah Amal Salman ITB” di Gampong Kuta Pangwa.
dr. Dyah Ismiranty, dari Volunteer Doctors, mengatakan, penyakit yang paling tinggi ditemukan di lapangan yaitu ISPA (Inspeksi saluran pernafasan atas), gatal-gatal, dan penyakit saluran pencernaan.
Selain itu salah satu dokter di tim tersebut, dr. Shadrina Dinan, ditempatkan di Puskesmas Tringgadeng untuk membantu pelayanan kesehatan di sana bersama dr. Dewie Marliza.
(22/12)
Dalam siaran pers disebutkan, kondisi di Pidie Jaya sendiri saat ini pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, namun karena masih trauma untuk tinggal di dalam rumah jadi mereka memasang tenda di depan rumah dan tinggal di sana sehingga penyakit ISPA menjadi tinggi saat ini.
“Kami berharap dengan adanya balai pengobatan yang kami lakukan dapat menunjang kesehatan para pengungsi dan bermanfaat bagi mereka,” kata dr. Dyah Ismiranty.
Koordinator relawan KWPSI (Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam), Tarmizi A Hamid, mengatakan, Volunteer Doctors dan Rumah Amal Salman ITB turut bekerja sama dengan relawan KWPSI sehingga posko mereka berada di posko KWPSI.[]



