SIGLI Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menghadiri Khanduri Blang atau kenduri turun ke sawah yang dilaksanakan masyarakat Kemukiman Aron di Mesjid Baitul Izzah, Gampong Krueng Jangko, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (16/10).
Kehadiran Muzakir Manaf dan Rombongan disambut masyarakat dan tokoh masyarakat setempat. Sebelum ke lokasi Acara, Muzakir Manaf terlebih dahulu meninjau Waduk Paya Rauf di Gampong Cot Tuenong dan bertemu dengan Masyarakat setempat yang juga melaksanakan Khanduri blang. Seusai bersilaturrhami dengan masyarakat di gampong tersebut Muzakir Manaf kemudian menuju ke Mesjid Baitul Izzah.
Dalam sambutannya singkatnya, Muzakir Manaf mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kekompakan agar segala sesuatu yang akan dilakukan dapat terwujud sebagaima yang diharapkan.
Kalau kita bersatu dan kompak, InsyaAllah apa yang akan di lakukan akan berhasil, kata Muzakir Manaf
Muzakir Manaf juga menyampaikan bahwa kawasan Aron sudah tidak asing lagi baginya karena ketika Aceh masih dalam konflik ia sering singgah di daerah tersebut.
Muzakir Manaf mengatakan akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat, karena kesejahteraan masyarakat Aceh merupakan cita-cita perjuangan yang selama ini telah diperjuangkan.
Sementara itu, Khatib Masjid Baitul Izzah, Tgk. Abdul Muthaleb menyampaikan, Khanduri Laot yang dilaksanakan masyarakat kemukiman Aron merupakan sebuah tradisi yang tradisi yang dilakukan setiap tahun sebelum masyarakat turun ke sawah.
Ini merupakan tanda syukur kami kepada Allah sehingga dimudahkan rezki ketika turun ke sawah, kata Tgk, Thaleb.
Berbeda dengan kenduri tahun tahun sebelumnya kata Tgk. Thaleb, tahun ini kenduri yang dilaksanakan lebih meriah karena Wakil Gubernur Aceh turut menghadiri kenduri turun ke sawah di kemukiman Aron.
Kami sangat bahagia karena belum pernah sebelumnya pemimpin kami hadir bersama di Acara ini, ujar Tgk. Thaleb.
Tgk. Thaleb juga menyampaikan kepada Muzakir Manaf bahwa masyarakat di daerah tersebut sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Aceh terutama untuk pembangunan jalan, irigasi dan tempat ibadah.
Irigasi yang sudah ada saat ini tidak mencukupi, apalagi ketika musim kemarau, kami sangat kekurangan air, Kata Tgk. Thaleb.
Acara kenduri tersebut turut dihadiri Bupati Pidie, Sarjani, sejumlah anggota DPRA dan DPRK kabupaten Pidie.
Seusai menghadiri acara tersebut, Muzakir Manaf bersama Sarjani menyempatkan diri bertakziah dan bersamadiah ke rumah duka Ummi Linda, Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Pesantren Baitul Izzah Desa Nien, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.[]




