LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengunjungi lokasi kebakaran Asrama TNI di Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Jumat, 14 Oktober 2016.

Didampingi Sekda Lhokseumawe Bukhari dan sejumlah pejabat SKPK, Wali Kota Suaidi menyerahkan bantuan masa panik untuk korban musibah itu. “Bantuan masa panik yang diserahkan antara lain sembako, pakaian, dan beberapa kebutuhan lainnya,” ujar Camat Banda Sakti, Bakhtiar, S.E., kepada portalsatu.com lewat telpon seluler.

Bakhtiar menyebut lima rumah di kompleks Asrama TNI di belakang gedung KNPI Aceh Utara itu terbakar. “Lima rumah, termasuk satu yang kena imbas. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Korban kebakaran saat ini menumpang tinggal di rumah-rumah tetangganya,” katanya.

Menurut dia, dalam dialog dengan para korban kebakaran, Wali Kota Suaidi menyatakan akan mengupayakan bantuan rehabilitasi rumah-rumah semi permanen yang terbakar itu. “Pak Wali akan bantu rehab,” ujar Bakhtiar.

Camat Bukhari menambahkan, ia sudah menginstruksikan seluruh geuchik di Kecamatan Banda Sakti agar mengimbau masyarakat lebih waspada guna mengantisipasi terjadinya kebakaran.

“Belakangan ini cuaca ekstrem melanda Lhokseumawe, seperti angin kencang, sehingga masyarakat perlu lebih hati-hati jika membakar sampah. Begitu juga dengan pohon tumbang dan kejadian lainnya yang membahayakan. Apalagi terjadinya bencana alam tidak dapat diprediksi, tapi kita perlu waspada,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah rumah di kompleks Asrama TNI di belakang gedung KNPI Aceh Utara, Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, dilaporkan terbakar, Kamis, 13 Oktober 2016, malam. Musibah itu membuat panik warga Kampung Jawa Lama dan sekitarnya di kawasan pusat kota Lhokseumawe.[](idg)