SUKA MAKMUE – Warga Gampong Pante Ceremen (Cermin), Kecamatan Seunagan, Nagan Raya menduga ada yang aneh dengan proyek pembangunan kantor keuchik bersumber dari dana desa tahun 2015 Rp170 juta. Pasalnya, menurut warga setempat, pembangunan yang seharusnya diselesaikan pada 2015, tapi hingga Mei 2016, kantor itu masih dalam proses pengerjaan.

“Selama ini keuchik tidak pernah melakukan musyawarah dengan masyarakat, baik tentang pengelolaan dan pembangunan yang akan dilaksanakan,” jelas T. Zamruddin, warga Gampong Pante Ceremen, Senin, 30 Mei 2016.

Zamruddin menyebut keuchik terkesan menghindar dari masyarakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Sementara itu, Sekertaris Gampong Pante Ceremen Amidi mengaku selama ini dia tidak pernah dilibatkan dalam hal perencanaan dan pembangunan kantor keuchik tersebut.

Lon hantom dilibatkan dari mulai peletakan batu pertama hingga jinoe karap selesai,” kata Amidi, Senin, 30 Mei 2016.

Pantauan portalsatu.com, saat ini pembangunan kantor keuchik itu sudah mencapai sekitar 90 persen. Terlihat para pekerja sedang memasang keramik lantai kantor tersebut.

Sementara itu, Keuchik Gampong Pante Ceremen Yulia Yunalita hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi, meski sudah diupayakan sejak kemarin (Senin). Saat didatangi ke rumahnya, ia tidak ada di tempat. Menurut warga setempat, keuchik itu sudah beberapa hari tidak terlihat di gampongnya. Sebelumnya, beberapa kali dihubungi melalui telpon seluler, Yulia tidak merespon panggilan masuk.[]

Laporan Riski Bintang