BLANGKEJEREN – Sejumlah warga Kabupaten Gayo Lues meminta Panglima TNI dan Pangdam Islandar Muda agar menugaskan anggota TNI putra putri asli daerah di Batalyon yang akan didirikan di Gayo Lues. Permintaan warga itu didasari alasan putra daerah mengerti budaya dan adat masyarakat Gayo.

Sanusi Radjab (58 tahun), warga Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Jumat, 20 Juni 2025, mengatakan saat ini banyak anggota TNI yang berasal dari Gayo Lues bertugas di Morowali Maluku Utara hingga Papua.

“Saya sebagai warga Gayo Lues meminta kepada Bapak petinggi (Panglima) TNI dan Pangdam Iskandar Muda agar menugaskan sebagian TNI putra dan putri daerah di Batalyon yang akan dibuka di Gayo Lues,” kata Sanusi Radjab.

Pria ini berlasan jika ada anggota TNI putra dan putri asli daerah yang ditempatkan di Batalyon Gayo Lues, otomatis bisa mengajari rekan-rekannya tentang adat dan budaya Gayo, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh.

“Satu lagi, sebagai warga Gayo Lues, kami ingin melihat anggota TNI putra dan putri daerah mengabdikan dirinya di daerah sendiri. Sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi muda yang sekarang dan generasi muda yang akan datang,” ujarnya.[]