SIGLI – Seorang warga Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, menyerahkan sepucuk senjata api laras pendek jenis Colt dan lima peluru kepada pihak Polres setempat.
Penyerahan pistol tersebut dilakukan pada 21 April 2017 sekira pukul 22: 00 WIB, di pinggir jalan persawahan dalam Kecamatan Sakti. Warga itu meminta namanya tidak dipublikasi.
Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Kadhafi, Sabtu, 22 April 2017 kepada portalsatu.com mengatakan, penyerahan senjata api itu atas inisiatif dan kesadaran warga setelah dilakukan pendekatan oleh Satuan Opsnal Intelkam dan Satuan Reskrim Polres Pidie selama ini.
“Warga menyerahkan senjata pistol Colt beserta lima butir peluru kaliber 38 mm atas kesadaran sendiri, setelah sosialisasi gencar kita laksanakan selama ini,” ujar Ali Kadhafi.
Senjata dan peluru yang diduga sisa konflik Aceh itu, kata Kapolres, sudah diamankan di Polres Pidie untuk dilakukan pendataan dan identifikasi.
Kapolres mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat agar menyerahkan senjata yang masih mereka simpan.
“Di samping itu kita terus melakukan razia dan patroli ke gampong-gampong yang diduga masih ada warga yang memiliki dan menyimpan senjata api sisa konflik,” ujar Ali Kadhafi.[]

