SUKA MAKMUE – Sebanyak 13 makam pahlawan yang gugur dalam Perang Cumbok pada 1948 akibat melawan penjajah dipindahkan ke Lokasi Makam Pahlawan yang baru di Gampông Blang Sapek, Kecamatam Suka Makmue, Nagan Raya, Kamis (18/05/17).

Sebelumnya, ketiga belas makam pahlawan ini berada di Desa Latong, Kecamatan Seunagan. Akan tetapi, lokasi makam pahlawan tersebut yang bergabung dengan lokasi pemakaman umum terus mengalami penyempitan sehingga menyulitkan ketika diadakan kegiatan Hari Pahlawan. Beranjak dari hal tersebut Forkopimda bersama tokoh pejuang dan masyarakat berinisiatif memindahkan ke tempat yang baru yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. Di tempat itu juga telah dibangun fasilitas.

Pantauan media center, proses penggalian dilakukan oleh warga sekitar, anggota Kodim 0116/Nagan Raya, dan Polres Nagan Raya, Brimob Den 3 Subden A dengan dibantu Tim Tagana dan adik-adik Pramuka.

Pemindahan tersebut dilakukan melalui upacara militer yang dipimpin langsung oleh Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol. Kav. Moch Wahyudi,S.I.P,M.Tr (Han). Selanjutnya, jenazah dimasukkan ke peti yang telah disiapkan, lalu dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke lokasi yang baru.

Ketiga belas makam pahlawan yang direlokasi antara lain Sertu T. Bustamam, Sertu Mustafa, Serda Rusli, Kopral Abdullah, Pratu Marhaban, Pratu Usman Isa, Pratu Suparjo, Pratu Abu Bakar, Pratu Muhammad, Pratu Muhammad Ali, 1 (satu) orang anggota Koramil Seunagan atas nama Serma T. Ibrahim yang gugur tenggelam di Sungai Krueng Kila pada 1982 saat melaksanakan pengawalan terhadap Menpora Bpk. Abdul Ghofur saat pulang ke kediaman di Gampông Kila, dan 2 tak dikenal.[] (*sar)