ISTANBUL –  Acara Internasional Taskopruluzade Simposium, akan diselenggarakan pada 18-20 November 2016.

Acara tersebut dilaksanakan oleh Scientific Studies Association (ILEM), Istanbul Medeniyet Univeristy dan Yayasan Sains, Seni, Sejarah dan Sastra (ISTEV).

“Kita memperkenalkan seorang sarjana abad keenam belas, Abu Khairil Isamuddin Ahmad Taskopruluzade, salah satu tokoh paling penting dalam tradisi intelektual Ottoman, untuk milieus ilmiah lokal dan internasional, serta untuk membahas kontribusinya tradisi filsafat-ilmu Islam,” kata panitia, di Istanbul, Turki.

Meskipun Taskopruluzade telah menulis hampir dua ratus karya dari berbagai topik termasuk filsafat, politik, Kalam, matematika, astronomi, fiqh, linguistik, tasawuf, tafsir, klasifikasi ilmu, dan sejarah, dengan beberapa pengecualian, namun baru sedikit yang diedit, sehingga tidak dikenal di lingkungan ilmiah.

“Selama hampir tiga tahun, beberapa karya Taskopruluzade  ini telah diedit dan diterjemahkan ke dalam bahasa Turki oleh lebih dari dua puluh ulama,” katanya.

Simposium tersebut hasil dari tiga tahun persiapan, untuk mengungkapkan kepada dunia tentang pemikiran dan dasar karya-karya Taskopruluzade yang siap untuk publikasi.

“Kita menjelaskan pada dunia bahwa Taskopruluzade merupakan representatif pemikiran intelektual Ottoman pada abad keenam belas,” katanya.

Publikasi sekira tiga puluh buah karya Taskopruluzade sebelum simposium, serta dengan hasil simposium merupakan kontribusi besar untuk studi tentang filsafat Islam setelah Ibnu Sina, dan pikiran Ottoman.

Panitia mengundang ulama untuk berpartisipasi dalam simposium dengan makalah mereka, sehingga memberikan kontribusi untuk studi tentang Taskopruluzade.

Semua kabar tentang acara yang direncanakan berlangsung di Istanbul tersebut dapat dilihat di laman taskopruluzade.org.[]