LHOKSEUMAWE Sebanyak 18 Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) di Aceh dan Sumatera Utara, menandatangani perjanjian kerja sama. Naskah perjanjian itu diteken di Aula Meurah Silue, Kampus Pasca Sarjana, Universitas Malikussaleh (Unimal), Lancang Garam, Lhokseumawe, Selasa, 15 November 2016.
Ke-18 lembaga itu berasal dari Unimal, Universitas Syiah Kuala, Universitas Teuku Umar, Universitas Samudera, Universitas Gajah Putih, Universitas Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Al Muslim, Universitas Jabal Ghafur, Universitas Abulyatama, IAIN Langsa, IAI Al Muslim, IAI Al Aziziyah, STIS Umul Aiman, STIM Pase, STIE Lhokseumawe, STIE Kebangsaan dan STIE Bumi Persada.
Lembaga itu sepakat bekerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan itu dalam rangkaian acara seminar nasional ekonomi dengan tema membangun ketahanan ekonomi nasional.
Dari Unimal ditandatangani oleh Dekan FEB Unimal, Wahyuddin Albra dan masing-masing dekan dan ketua sekolah tinggi dari 18 lembaga tersebut, ujar ketua panitia Dr. Muhammar Khadafi melalui siaran pers diterima portalsatu.com.
Khadafi menyebutkan, seminar diisi pembicara kunci Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Arief Mufraini dan pengamat regulasi perbankan syariah Mahdi Muhammad.
Ini agenda rutin saban tahun di FEB Unimal. Hasil seminar ini digunakan oleh pemerintah untuk memperkuat perekonomian nasional. Dari sisi kerja sama kita berharap agar saling memperkuat pengembangan FEB di masing-masing lembaga, pungkas Khadafi.
Rektor Unimal Prof. Apridar mengatakan, kerja sama dengan semua lembaga terus ditingkatkan. “Dengan beragam kerja sama kita ingin saling membantu untuk kemajuan pendidikan tinggi di Aceh dan Indonesia,” katanya.[](rel)



