LHOKSUKON – Sebanyak 25 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di 27 kecamatan di Aceh Utara mendapat pembinaan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan (Dispertanak) setempat. Pembinaan itu untuk menyukseskan gerakan menanam cabai secara nasional yang digagas Kementerian Petanian Republik Indonesia.

“Gerakan Nasional Penanaman 50 Juta pohon cabai itu merupakan bagian dari strategi peningkatan produksi cabai nasional, sehingga bisa menekan harga cabai yang terus naik dalam beberapa bulan terakhir,” kata Kepala Dispertanak Aceh Utara, Jafar Ibrahim, Senin, 28 November 2016.

Ia menyebutkan, Gapoktan diberi bimbingan dan juknis oleh Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL) pertanian,  sehingga produktivitas hasil tanaman cabai memadai.

“Awal tahun nanti kami juga akan membuka lahan di kawasan pedalaman Aceh Utara. Untuk mencapai produktivitas pertanian yang memadai dibutuhkan lahan yang produktif, bibit dan pupuk yang bagus.

Menurutnya untuk mencapai produktivitas pertanian yang memadai dibutuhkan lahan yang produktif, bibit dan pupuk yang bagus.

“Petani juga harus mengindari musim kemarau dan musim hujan, karena berpengaruh pada hasil produksi atau malah gagal panen,” katanya.[]