SAMALANGA – Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga melaksanakan pengukuhan sarjana di Kompleks Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batei Iliek Samalanga, Bireuen, Sabtu, 21 Mei 2016.

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, wisuda angkatan V tersebut melantik 306 lulusan dari 3 program studi: Prodi Komunikasi Penyiaran Islam 12 Orang, Prodi Hukum Keluarga Islam 81 Orang dan 215 lulusan dari Prodi Pendidikan Agama Islam.

Wakil Rektor I IAI Al-Aziziyah, Tgk. Marzuki, M.Pd., dalam laporannya menyebutkan, hingga tahun 2016, IAI Al-Aziziyah sudah meluluskan 1.730 alumni. “Wisuda tahun ini, dari 306 lulusan, 43 orang lulus dengan predikat cumlaude,” katanya.

IAI Al-Aziziyah memberikan penghargaan kepada enam lulusan terbaik masing-masing Tuti Mulyani (KPI), Ainal Wardah, Maulidaturahmi, Ruslaini (HKI), Juliani, Khadijah dan Nurmalasari (PAI).

Rektor IAI Al-Aziziyah Dr. Tgk. Muntasir dalam pidatonya mengajakan para lulusan untuk mengoptimalkan peran serta menjaga nama besar Al-Aziziyah dalam melakukan pengabdian kepada bangsa dan agama. “Harapan kami, para alumni dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan Al-Aziziyah serta alumni IAI Al-Aziziyah harus mampu berada di garda terdepan dalam menolak setiap pemahaman yang merusak akidah umat, senantiasa berpegang teguh akidah Ahlusunnah Wal Jamaah,” ujarnya.

Mewakili Abu Syeikh Hasanoel Bashri (Abu MUDI), dalam tausiah singkat Abah Sayid Mahyiddin kembali mengingatkan motivasi awal pendirian IAI Al-Aziziyah adalah upaya untuk “mencerdaskan orang jujur”. Di mana Abu bercita-cita lahirnya perguruan tinggi di dayah dapat melahirkan intelektual yang religius dan berakhlakul karimah.

“Abu juga menitip pesan senantiasa ruh Al-Aziziyah yang mampu mentransformasikan ilmu dalam turast dalam kehidupan bermasyarakat, mampu diteruskan oleh seluruh lulusan,” kata Abah Sayid yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Aziziyah.[] (rel)