Mimpi buruk kerap membawa hati gelisah, sedih, bahkan takut, sedangkan mimpi baik membuat hati terasa senang. Terkadang orang menganggap mimpi hanya sebatas buahnya tidur, namun tidak sedikit pula orang menanggapi mimpi sebagai perkara serius yang harus ditelusuri kebenarannya.
Karena bisa jadi mimpi itu berpeluang membawa pertanda baik bagi kehidupan mereka, sehingga mereka mencoba menceritakan mimpi baik kepada orang lain. Lalu bagaimana tanggapan Rasulullah SAW mengenai mimpi baik dan buruk ini?
Ternyata, Rasulullah pun menjelaskan kepada seluruh umatnya tentang apa itu mimpi buruk, dan apa mimpi baik itu. Kemudian Rasulullah di dalam sabdanya menunjukkan, bagi setiap umat untuk tetap memperhatikan cara menanggapi mimpi yang benar. Lantas bagaimana pesan Rasulullah sendiri mengenai kedua mimpi tersebut?


