MEULABOH – DPRK Aceh Barat menetapkan 10 nama calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) periode 2018-2023, dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRK setempat, Selasa, 3 Juli 2018.

Sepuluh nama tersebut diputuskan dengan memerhatikan Berita Acara Pleno Tim Independen Penetapan 15 Nama Calon Anggota KIP Kabupaten Aceh Barat Nomor: 13/TI-KIP/AB/II/2018 tanggal 21 Juni 2018. Selanjutnya, Berita Acara Hasil Rapat Pleno Timsel (Komisi A DPRK) Nomor: 196/PANSEL/II/DPRK/2018 tanggal 29 Juni 2018, serta hasil rapat Badan Musyawarah dan Rapat Paripurna DPRK tanggal 2 Juli 2018.

Nama-nama calon anggota KIP Aceh Barat periode 2018-2023 tersebut dibacakan oleh Kabag Hukum, Humas dan Persidangan DPRK Aceh Barat, Burhanuddin, berdasarkan Surat Keputusan DPRK Aceh Barat Nomor 6 Tahun 2018.

Adapun 10 nama calon anggota KIP Aceh Barat periode 2018-2023 ialah Teuku Novian Nukma, S.P., Saktian, S.E., Sabki Mustafa Habli, S.Sos., Basri, S.Pd.I., Saiful Asra, M.Soc.Sc., yang merupakan lima teratas. Selanjutnya, Eddi Ikhsan Saputra, Aduwina, M.Sc., Cut Nova Rianda, M.A., Aidil Azhar, S.Si., dan Safpuriyadi, S.Sos., peringkat 6-10.

Sebagaimana dibacakan Burhanuddin, lima nama teratas calon telah dapat ditetapkan sebagai anggota KIP Aceh Barat periode 2018-2023. Sementara lima nama setelahnya merupakan calon cadangan apabila terjadi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota KIP Aceh Barat.

Pantauan portalsatu.com/, tidak ada yang keberatan dengan terpilihnya 10 nama tersebut, saat pimpinan rapat paripurna, Usman yang juga Wakil Ketua II DPRK menanyakan persetujuan dari para anggota DPRK. “Apakah para anggota yang hadir setuju dengan ditetapkannya 10 nama calon anggota KIP Kabupaten Aceh Barat periode 2018-2023 ini?” tanya Usman, yang dijawab “setuju” oleh para anggota DPRK.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli,.S.E., tidak tampak dalam rapat yang dihadiri oleh Forkopimda dan kepala SKPK Aceh Barat tersebut.

Menurut Ketua Komisi A DPRK Aceh Barat, Tata Irfan, ketidakhadiran Ramli, S.E., dikarenakan yang bersangkutan sedang berhalangan. “Tadi ada ditelepon wakil ketua, katanya beliau (Ramli, S.E.), sedang ada halangan,” ucap Tata, dihubungi portalsatu.com/, Selasa, 3 Juli 2018, siang.[]