BANDA ACEH – Seleksi rekrutmen calon anggota panitia seleksi (pansel) Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, diikuti 62 peserta, di ruang serba guna Gedung DPRA, Senin, 5 Februari 2018.

“Penerimaan berkas seleksi dibuka sejak 8-25 Januari 2018 lalu, yang mendaftarkan berkas pada proses seleksi administrasi mencapai 70 orang, namun setelah diperiksa ada tiga berkas yang tidak lulus sehingga yang lulus seleksi berkas sebanyak 67 orang yang bisa mengikuti tahapan ujian tulis,” kata panitia tim seleksi dari komisi 1, yang tidak ingin namanya ditulis. 

Menurutnya, yang mengikuti ujian tulis pada hari ini sebanyak 62 orang karena ada peserta yang tidak hadir sebanyak lima orang, dua orang sudah ambil nomor ujian, tapi tidak datang tanpa keterangan, dan tiga orang lainnya tidak mengambil nomor ujian, “Peserta tersebut sudah dihubungi pihak panitia, namun tetap berhalangan sehingga dinyatakan gugur.”

Ia menambahkan, seleksi ujian tulis ini menjaring 21 orang, dan bila dinyatakan lulus, berhak mengikuti tahapan berikutnya, yaitu tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), kemudian hasil akhirnya akan terpilih sebanyak tujuh orang anggota pansel untuk menyeleksi komisioner KIP Aceh. 

“Dalam ujian tulis ini, peserta diberikan soal sebanyak 90 soal, 80 soal pilihan berganda dan 10 soal esai.”

Seleksi calon pansel KIP Aceh ini, diikuti berbagai kalangan, dari masyarakat, akademisi, dari unsur pemerintahan, ada dari kalangan pers, serta mantan anggota KIP Aceh.

“Dari semua peseta yang ikut seleksi ini, ada sebanyak 12 orang dari kaum perempuan, dan selebihnya laki-laki.”

Amatan portalsatu.com/, peserta ujian terlihat tekun mengikuti proses ujian tulis, terlihat mantan anggota KIP Zainal Abidin duduk di kursi paling belakang dalam mengikuti ujian tulis calon pansel KIP Aceh.[] (*sar)