BLANGKEJEREN – Seluruh rumah yang ada di desa Tetinggi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues hanyut terseret arus Sungai Kuala Tripe hingga tak tersisa, sementara sebagian rumah lainya masih nampak atapnya dengan kondisi tertimbun tanah longsor.

Salah seorang warga Kecamatan Pantan Cuaca, Tgk. Khaidir, Minggu, 30 November 2025 malam, kepada portalsatu.com/ mengatakan saat ini semua warga Desa Tetinggi terpaksa mengungsi.

"Seluruh warga Desa Tetinggi terpaksa mengungsi, tidak ada Satu rumahpun yang bisa ditinggalin, kondisinya sangat parah," katanya.

Seluruh warga Desa Tetinggi sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah, mulai dari bantuan makanan pokok hingga baju dan yang lainya.

"Saat terjadu banjir bandang dan tanah longsor, hampir semua pemduduk desa tidak bisa menyelamatkan harta dan bendanya, karena banjir dan tanah longsor terjadi dengan tiba-tiba," ujarnya.

Selain rumah warga yang hanyut dan tertimbun longsor, satu unit masjid juga hanyut dibawa arus sungai, Satu unit jembatan gantung hanyut, dan jalan dari Nunang hingga Ketukah juga putus total.[]