BLANGKEJEREN – Delapan atlet panahan asal Kabupaten Gayo Lues dipastikan ikut serta merebut mendali pada Pekan Olah Raga (PORA) ke-14 di Pidie tahun 2022 mendatang.
Mereka lolos mengikuti ke PORA 2022 berdasarkan hasil kejuaraan Prakualifikasi PORA (Pra PORA) yang dilaksanakan di Stadion Mini Unsyiah Banda Aceh tanggal 04 sampai 08 November 2021.
Ketua Harian Persartuan Panahan Indonesia (Perpani) Gayo Lues, Suhardinsyah, S. Pd mengatakan delapan atlet yang masuk ke PORA 2022 asal Gayo Lues satu orang divisi compound, tiga orang divisi recurve, dan empat orang divisi standar bow.
“Atas nama Rosa Rahayu berhasil meraih tiga mendali emas dari dua sesi dengan sesi jarak 50 meter, kemudian Sunarti berhasil meraih satu perunggu sesi dua jarak 70 meter, Khalda Biantari berhasil meraih satu mendali perunggu sesi 1 jarak 70 meter, dan satu perunggu total 2 sesi jarak 70 Meter,” kata Suhardinsyah kepada portalsatu.com/, Selasa, 9 November 2021.
Dijelaskan, kemudian untuk beregu putri atas nama Irma Wulandari, Sunarti dan Khalda Biantari berhasil meraih satu perunggu, Ronde Nasional atas nama Rizky Maulidin Akbar berhasil meraih satu emas di jarak 40 meter, satu perak di jarak 30 meter, dan satu perunggu di jarak 50 meter.
“Untuk Rihadatul Ais di Ronde Nasional berhasil meraih 1 Emas di aduan perorangan 40 meter, 1 Perak di kualifikasi jarak 50,40 Meter dan 30 Meter, dan 1 Perunggu di jarak 30 Meter, kemudian untuk Beregu Putra atas nama Arizky Maulidin Akbar, Imam Maulana Multha, dan Aril Yuda Satria berhasil meraih 1 Emas jarak 40 meter,” jelasnya.
Dengan diperolehnya enam mendali emas, tiga perak dan enam perunggu pada Pra PORA 2021, Suhardinsyah berharap agar ke depannya ada pembinaan untuk atlet Panahan Gayo Lues, terutama di sekolah-sekolah.
“Pak Abdussalam selaku Ketua Perpani Gayo Lues juga mengatakan, ke depan akan membuat dan menghidupkan club-club Panahan di Gayo Lues untuk menunjang prestasi anak-anak,” kata Suhardinsyah.[]





