MEULABOH – Anak buah kapal (ABK) warga negara asing yang mengirim barang ke wilayah pantai barat Provinsi Aceh tidak diizinkan turun ke daratan saat pemindahan barang dari kapal ke dermaga.

“Warga asing tersebut tetap berada di dalam kapal dan tidak diizinkan untuk turun meninggalkan kapal oleh otoritas terkait,” kata Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Meulaboh, Aceh Barat, Samsul Bahri, Ahad, 22 Maret 2020.

Menurut Samsul Bahri, hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh ABK warga negara asing yang melakukan pengiriman barang dari luar negeri ke Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Barat dipastikan aman dari virus corona (Covid-19).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang kita lakukan, semua anak buah kapal (ABK) warga negara asing, termasuk dari China, tidak terpapar virus corona. Semuanya aman,” tutur Samsul Bahri.

Samsul Bahri menjelaskan, saat tiba di negara asal masing-masing, para ABK tersebut juga tidak ikut turun ke dermaga, tetap menunggu proses bongkar muat barang di dalam kapal. “Jadi, sangat kecil kemungkinan para ABK ini terserang virus corona, karena memang mereka tidak turun ke dermaga atau daratan saat proses bongkar muat barang dilakukan,” katanya.

Namun, KKP Meulaboh akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap ABK yang datang ke wilayah kerjanya agar dipastikan kesehatan mereka semua dalam kondisi sehat dan bugar.

KKP Meulaboh mengimbau masyarakat agar tidak panik atau ketakutan secara berlebihan karena proses pemeriksaan kesehatan terhadap ABK masih terus dilakukan sesuai aturan berlaku.[]Sumberantaranews.com