SIGLI — Bupati Pidie Roni Ahmad atau Abusyik berbaur dengan masyarakat Kecamatan Pidie bergotong-royong membersihkan pasar Peukan Pidie, Minggu, 24 September 2017.
Bahkan Abusyik memotong dahan pohon dengan gergaji mesin (chainsaw).
Pembersihan saluran pembuangan pasar dilaksanakan warga atas prakarsa Muspika Kecamatan Pidie. Saluran pembuangan limbah pasar ikan, pasar sayur, serta toko tersebut selama ini tersumbat akibat banyak sampah seperti plastik dibuang ke dalam got.
Pj. Camat Pidie, Miswar, S.Sos. mengatakan, gotong-royong pembersihan pasar Peukan Pidie tersebut melibatkan unsur masyarakat dari 64 gampông dalam Kecamatan Pidie. Selain itu juga melibatkan personel TNI dari Koramil dan Polsek Pidie.
“Gotong royong ini kita laksanakan sebagai tindak lanjut program Bupati Pidie menggalakkan kembali budaya gotong-royong demi kebersihan lingkungan masyarakat,” terang Miswar yang didampingi Kapolsek Pidie Iptu Chairil Ansar, Danramil Pidie, Kapten Kav. Putut Ardiyanto.
Menurut Camat, lokasi pasar Pidie dipilih karena kondisi got pembuang sudah tersumbat sehingga air tergenang dan mengeluarkan bau tidak sedap dari limbah pasar ikan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kebersihan lingkungan.
Sementara itu, Abusyik terlihat dengan gaya khasnya ikut bekerja membersihkan got dari sumbatan sampah. Sambil bekerja mengorek sampah dalam got, dia mengajak warga pedagang untuk tidak lagi membuang sampah dalam got karena akan menghalangi aliran air.
Bukan itu saja, Abusyik juga mengambil mesin chainsaw langsung memotong dahan pohon yang sudah mengganggu pengguna jalan. Para warga heran melihat bupati mereka yang serba bisa.
“Mari sama-sama bekerja dengan Abusyik agar persoalan-persoalan rakyat seperti ini dapat teratasi,” ajak Bupati.[] (*sar)



