Kata dengan digunakan untuk menandai beberapa makna. Yang per­tama ialah makna ‘kealatan’.

Makna itu terdapat pada ujaran yang me­nyatakan adanya alat yang digunakan untuk melakukan sesuatu. Contohnya terlihat pada kalimat, “Pohon itu ditebang dengan gergaji mesin.”

Alat yang digunakan itu tidak selalu berupa benda konkret, tetapi juga benda abstrak seperti yang terlihat pada dua kalimat, “Pemindahan penduduk tidak akan dilakukan dengan kekerasan.”

Yang kedua ialah makna ‘kebersamaan’. Makna itu terdapat pada ujar­an yang menyatakan adanya beberapa pelaku yang mengambil bagian pada peristiwa yang sama, seperti pada kalimat berikut, “Ayah sedang bercakap-cakap dengan tamunya.”

Pada kalimat itu, baik ayah maupun tamunya sama-sama aktif meng­ambil bagian pada peristiwa percakapan.

Yang ketiga, makna ‘kesertaan’. Makna yang mirip dengan ‘kebersama­an’ itu terdapat pada tuturan yang menyatakan adanya benda yang menyertai pelaku. Penyerta itu umumnya benda yang tak bernyawa. Oleh karena itu, penyerta itu tidak ikut aktif mengambil bagian dalam peristiwa yang dinyatakan, misalnya pada kalimat, “Perampok itu pergi dengan barang-barang rampasannya.”

Yang keempat ialah makna ‘kecaraan’ yang terdapat pada ujaran yang menyatakan cara peristiwa terjadi atau cara tindakan dilakukan. Berikut ini contohnya.

(13) Pertandingan itu berjalan dengan aman.

Selain itu, ada beberapa kata yang harus diikuti oleh pelengkap yang diawali dengan kata dengan. Makna yang terdapat pada konstruksi seperti itu adalah ‘kesesuaian’ atau ‘ketaksesuaian’. Contohnya seperti kalimat ini, “Penebaran benih dilakukan bertepatan dengan saat mulai musim hujan.”

Kata bertepatan memerlukan pelengkap yang diawali dengan kata dengan. Kita tidak dapat membuat kalimat berikut, “Penaburan benih dilakukan bertepatan.”

Banyak ditemukan contoh kalimat yang salah karena tidak menggunakan kata dengan, seperti berikut.

(1) Buatlah gambar yang sesuai contoh.

(2) Kini mereka dapat bertemu anaknya.

Kalimat itu seharusnya berbunyi seperti berikut.

(1a) Buatlah gambar yang sesuai dengan contoh

(2a) Kini mereka dapat bertemu dengan anaknya.

Jika kita tidak akan menggunakan kata dengan pada kalimat (2a) itu, kata menemui dapat digunakan alih-alih bertemu.

(2b) Kini mereka dapat menemui anaknya.

Ada juga pemakaian kata dengan yang tidak pada tempatnya pada ragam resmi. Berikut ini contohnya.

(3) Kami berikan surat ini dengan staf Saudara.

(4) Dengan kemenangan itu mengantarkan Graf ke final.

Kalimat (3) salah jika mengungkapkan informasi bahwa surat itu diberikan kepada staf Saudara, tetapi benar jika mengungkapkan informasi bahwa kami dan staf Saudara bersama-sama memberikan surat itu. Kalimat (4) tidak bersubjek karena kata dengan tidak pernah menda­hului subjek. Berikut ini perbaikannya.

(3a) Kami berikan surat itu kepada staf Saudara.

(4b) Kemenangan itu mengantar Graf ke final.[]