BANDA ACEH – Pihak Kementerian Agama Aceh bersama Pramuka Kwarda Aceh terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana di area Seulawah Scout Camp, Kabupaten Pidie. Karena lokasi tersebut sedang diperjuangkan sebagai lokasi peringatan Hari Santri Nasional 2018, sekaligus pelaksana Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN).
Romi, andalan Daerah Urusan Perencanaan Kwarda Aceh, Kamis, 10 November 2016, menjelaskan, baru-baru ini beberapa pejabat dari perwakilan Direktorat Jenderal Pospontren Kementerian Agama RI meninjau lokasi Bumper Seulawah. Kunjungan itu menanggapi permohonan dari Kemenag Aceh terkait pengajuan tuan rumah PPSN 2018.
Tim sedang melakukan pembenahan, pembangunan kembali serta melengkapi sarana yang selama ini masih kurang di Bumi Perkemahan Seulawah. Target kita, tahun 2017, semua proses berjalan baik dan selesai tepat waktu. Sehingga saat proses seleksi nanti, Aceh sudah siap sebagai tuan rumah PPSN 2018, sebut Romi.
Menurutnya, Aceh sangat layak jadi tuan rumah, karena kultur Aceh yang sangat islami, banyak dayah dan pesantren. Ditambah fasilitas Bumi Perkemahan Seulawah memadai dan terus dibenahi, dan berada di titik sangat strategis yakni di kawasan perbukitan dengan luas area mencapai 86 hektar lebih.
Kemudian, kata Romi, Ketua Umum Kwarda Aceh, Muzakir Manaf juga sudah berkomitmen ingin menjadikan Seulawah Scout Camp sekelas bumi perkemahan internasional. Tidak hanya untuk PPSN, tapi bisa juga bumper terbaik di luar pulau Jawa.
Dalam waktu dekat Kwarda Aceh akan melakukan presentasi di pusat, dalam hal ini Jambi dan Bangka Belitung juga mengusulkan diri sebagai tuan rumah, pungkas pria asal Ulee Reuleung, Dewantara itu.[]
Laporan Munir



