SEOUL – KONI Aceh menjajaki kerja sama peningkatan prestasi olahraga dengan Pemerintah Korea Selatan. Penjajakan kerja sama di bidang olahraga ini ditandai dengan kunjungan tim KONI Aceh dan KONI Sumatera Utara ke Negeri Ginseng tersebut.
Sejak 27 Oktober 2018, pengurus KONI Aceh dan KONI Sumut melakukan lawatan ke Korsel yang difasilitasi Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman.
Delegasi Aceh dipimpin Ketum KONI Aceh, H. Muzakir Manaf, didampingi Ketua Harian H. Kamaruddin Abubakar, Sekretaris Umum M. Nasir Syamaun, M.PA., dan Bendahara Umum Kennedi Husein. Dari KONI Sumut hadir Jhon Ismady Lubis selaku ketum.
“Kunjungan ini dalam rangka menjajaki rencana pengiriman atlet dari beberapa cabor yang akan dipersiapkan untuk PON Papua tahun 2020 dan PON Aceh-Sumut tahun 2024,” kata Muzakir Manaf akrab disapa Mualem, Selasa, 30 Oktober 2018.
Sekum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun, menjelaskan, rangkaian kunjungan tersebut antara lain dimulai dengan mengunjungi Main Stadium Incheon. Stadion ini merupakan tempat pertandingan cabor atletik. Selain itu juga mengunjungi beberapa fasilitas olahraga yang pernah dipakai untuk ajang Asian Games 2014. “Di Incheon kita didampingi Ketua Komite Olahraga setempat, serta Wali Kota Incheon,” kata Nasir. “Wali Kota Incheon mengatakan bahwa pihaknya membuka kesempatan selebar-lebarnya mengenai rencana kerja sama di bidang olahraga”.
Lawatan kemudian dilanjutkan ke Provinsi Busan yang disambut Gubernur Chungcheongbuk-do dan Mr. Lee Si Jung selaku Presiden World Martialt Art Mastership Commite. Di Busan, rombongan mengunjungi beberapa sarana dan prasarana olahraga yang pernah dipakai saat Asian Games 2002.
Terakhir, rombongan melakukan pertemuan dengan Yongtae KIM selaku Vice President Korean Sport Organizing Committee yang merupakan organisasi induk olahraga Korea Selatan.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar akrab disapa Abu Razak mengatakan, dipilihnya Korea Selatan sebagai negara untuk menjalin kerja sama di bidang olahraga karena Negeri Ginseng tersebut merupakan salah satu negara raksasa olahraga di Asia. “Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nantinya akan membawa perubahan ke arah peningkatan prestasi olahraga Aceh hingga diperhitungkan di level internasional,” ujarnya.[](rel)



