BANDA ACEH – Alumni Bharaduta Diktukba Polri Gel II 2003 mengadatakan turnamen taekwondo untuk menperingati 12 tahun Bharaduta Diktukba Polri Gel II 2003 di GOR Futsal Pancing Sumatera Utara, Sabtu, 13 Agustus 2016.

Ketua alumni Bharaduta Aceh, Bripka Ramon Zamora, mengatakan bahwa selain memperingati hari jadi Bharaduta acara tersebut juga dilaksanakan untuk mencari bibit unggul dari bidang beladiri asal negri ginseng itu.

“Jadi acara ini kita selenggarakan untuk mengambil bibit baru atlet taekwondo dan kita berharap acara ini bisa mendongkrak semangat taekwondo di Indonesia,” tulis Ramon dalam pesan singkat yang diterima portalsatu.com via WhatsApp, Senin, 16 Agustus 2016.

Acara tersebut diikuti oleh banyak tim dari wilayah Sumatera. Adapun pembagian kelas yang bertanding adalah kelas pra kadet, kelas kadet, kelas junior  dan kelas senior.

Acara yang diadakan oleh Suamshah Kejuaraan Taekwondo Bharaduta Cup 2016 tersebut memperebutkan Piala Bharaduta.

“Nama Bharaduta itu kita ambil dari nama angkatan Diktukba Polri 2003,” kata Ramon.

Acara tersebut dibuka langsung oleh ketua Pengprov TI Sumut dan dihadiri ketua Pengcab TI Kota Medan, sekretaris Pengprov TI Sumut, perwakilan Bharaduta Sumut dan dikuti dengan 17 tim.

“Awalnya mau kita adakan di Aceh tapi karena berbagai pertimbangan lain akhirnya kita adakan di Sumut,” kata dia.

Dalam even ini Bharaduta Aceh berhasil mendapatkan medali 7 medali emas dan keluar sebagai Juara Umum di kejuaraan Taekwondo Bharaduta Cup.

“Aceh Juara Umum dan salah satu atlet dari Bharaduta terpilih sebagai atlet terbaik atas nama Fanny Fitria,” kata Ramon.

Ramon mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu menyukseskan acara tersebut. Ia mengatakan, tanpa ada dukungan berbagai pihak acara tersebut tidak akan terlaksana dengan baik.

“Terimakasih untuk manager tim Bharaduta Aceh Bripka Zia Ilhamsyah dan untuk pelatih Hari Vanri,” kata dia.[](ihn)