BANDA ACEH – Sebanyak 2.300 peserta dari 23 kabupaten kota di Aceh meramaikan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) 2016 yang dibuat di Stadion Harapan Bangsa di Banda Aceh, 23-27 Juli 2016. Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada Sabtu, 23 Juli 2016.
Dalam sambutannya Zaini mengatakan, Peda KTNA merupakan momentum istimewa sebagai langkah awal menyukseskan Pekan Nasional KTNA yang ke-15 pada 2017 yang digelar di Aceh.
“Kita bersyukur produksi pertanian kelautan Aceh terus meningkat. Hasil produksi padi sekitar 2,3 juta ton naik sekitar 510 ton dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk produksi jagung dari 205 ribu ton naik sekitar 280 ribu ton dibanding 2014, begitu juga sektor perikanan tangkan dari 155 ribu ton naik sekitar 5.432 ton,” katanya.
Zaini juga memaparkan hasil produksi kopi khususnya Arabika Gayo, secara berkelanjutan diekspor ke Belanda dan ke berbagai negara Eropa termasuk Amerika. Ia berharap Peda KTNA ini menjadi motivasi untuk meningkatkan sektor perikanan dan pertanian di seluruh Aceh.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI melalui Staf Ahli Bidang Lingkungan Mukti Sarjono mengatakan, produksi pertanian Indonesia naik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Salah satunya produksi padi 70,8 juta ton menjadi 75,4 juta ton pada tahun 2015 dan kenaikan ini adalah berkat kerja keras para petani di Indonesia termasuk petani yang ada Aceh,” kata Mukti.
Mukti menambahkan, dari kenaikan 4,5 juta ton tersebut Provinsi Aceh manjadi penyumbang empat terbesar di Indonesia yaitu setelah Jawa timur, Jawa tengah dan Sumatera Selatan.[](ihn)



