BANDA ACEH – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banda Aceh menggelar lomba melukis inai. Perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kota Banda Aceh yang ke 812 ini dihelat di Pendopo Walikota Banda Aceh, pada Selasa, 25 April 2017. 

Ketua DWP Kota Banda Aceh, Ir Buraida Bahagia, menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk melestarikan budaya lokal Aceh, terutama melukis inai (dengan daun gaca/hanna) yang selama ini sudah mulai ditinggalkan.

“Kita mencoba menggalakkan kembali karena inai asli Aceh ini bebas dari bahan kimia. Kita ingin menghindari inai keemasan yang instan itu agar lebih sehat untuk kulit,” kata Ir Buraida Bahagia.

Manfaat lain, lanjut Buraida adalah dari hasil lukisannya. Menurutnya kalau menggunakan inai asli Aceh, motif yang dihasilkan adalah motif khas Aceh bukan motif luar seperti menggunakan inai instan.

“Kemudian bahan bakunya juga mudah didapatkan karena bisa kita tanam sendiri di halaman rumah. Dan kita akan lebih kreatif karenanya,” katanya.

Perlombaan ini diikuti oleh semua DWP jajaran Pemko Banda Aceh. Laporan dari panitia, ada beberapa kriteria yang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari arsitek Unsyiah, Dekranasda Provinsi dan DWP Kota, yakni keindahan dan kerapian, kreativitas dan original serta pesentasi.[]