BLANGKEJEREN – Aisyiyah Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi penceramah Agama Islam, kegiatam itu diikuti 30 orang peserta yang berasal dari Sebelas Kecamatan.

Ketua Aisyiyah Dra. Arbarayeni, Sabtu 18 April 2026, di The Legen Hotel, mengatakan Aisyiyah adalah organisasi otonom wanita Muhammadiyah yang dipercayakan Kakamenag Gayo Lues mengelar kegiatan peningkatan kompetensi penceramah Agama Islam.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kakamenag Gayo Lues, kegiatan ini sangat betmanfaat bagi penceramah kita karena narasumnernya berasal dari Kakamenag dan MPU,” katanya bahwa kegiatan itu rutin dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

Ketua Muhammadiyah Gayo Lues Drs. Aji Saputra, juga mengucapkan terimakasih kepada Kakamenag Gayo Lues atas kepercayaanya kepada Aisyiyah untuk menyelenggarakan peningkatan kompentensi penceramah Agama Islam Kabupaten Gayo Lues.

“Kami berharap kepada narasumber agar menyampaikan hal-hal penting terkait kompetensi penceramah, sehingga penceramah kita mendapat sambutan yang baik dari masyarakat nntinya,” katanya.

Drs. Aji Saputra, M.Pd., mebgatakan pencerah harus memiliki dalil yang kuat saat berceramah, sehingga tidak menyimpang dari ajaran Agama Islam.

“Selama ini banyak penceramah yang disenangi masyarakat, tetapi ketika ditayak dalilnya, tidak bisa dijawab, maka dalil ini harus kita perkuat,” katanya seraya berharap agar peserta mengikuti kegiatan sampai akhir.

Plt Sekda Gayo Lues H. Irwansyah, mengapresiasi Kakamenah Gayo Lues yang telah mendanai dan mempercayakan Aisyiyah mengadakan kegiatan ini, sehingga penceramah kedepanya bisa menyejukan hati maayatakat dan selalu mmapu menjawab tantangan jaman.

“Beberapa bulan yang lalu, orang yang berbeda akidah dengan kita datang ke Pajak Pagi Terpadu, dan mengajak agar warga kita berpindah akidah, masalah ini lambat laun akan merajalela, dan kita harus mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan ini,” katanya.

Penceramah agama Islam kata Plt. Sekda adalah garda terdepan untuk mengantisipasi hal semacam ini, oleh karena itu, kegiatan ini merupakan inpestasi penting, dengan harapan mengikuti sebaik-baiknya agar saat menyampaikan dakwah kepada masyarakat bisa diterima dengan baik.[]