BANDA ACEH Dalam proses tahapan pilkada, masa pra-kampanye ini merupakan kesempatan bagi semua pasangan calon untuk meyakinkan masyarakat tentang bagaimana sebetulnya diri dan keinginan mereka dalam membangun Aceh kedepan.
Kita berharap yang dikemukan bukan janji-janji yang tidak bisa ditepati, tapi kemukakan janji yg bisa diimplementasikan, kata tokoh muda Aceh yang kini menjadi akademisi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Jakarta, Iswadi, M.Pd., dalam pernyataannya diterima portalsatu.com, Senin, 12 September 2016.
Mantan Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah Aceh ini menyebutkan, dalam proses tahapan pilkada pra-kampanye, tim sukses pasangan calon harus bisa menunjukkan kesejukan dan etika politik yang baik kepada masyarakat. Momentum tahapan pilkada ini, kata dia, harus dapat menjadikan pesta demokrasi yang sebenar-benarnya.
Tim sukses harus bisa memperlihatkan kesejukan berpolitik kepada masyarakat. Bertarung ala Serambi Mekkah yang sejuk islami dan bersaudara, ujarnya.
Iswadi melanjutkan, Mari kita menilai dan menyimak betul semua paslon yang melakukan pencitraan, karena semua paslon merupakan adalah putra terbaik Aceh. Kesemua kandidat mempunyai maksud untuk memberikan yang terbaik buat daerahnya. Mari kita melihat rekam jejaknya. Apa yang telah diperbuatnya di masa lalu dan sekarang. Sehingga hal itu bisa menjadi referensi masyarakat tentang kemungkinan apa yang akan dilakukan paslon ke depan.
Mahasiswa program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut juga mengharapkan kepada media massa agar memberikan informasi yang seimbang kepada masyarakat, sehingga dapat tepat mengenali semua paslon cagub Aceh.
Pemberitaan dan pencitraan adalah sesuatu yang baik yang harus disampaikan kepada masyarakat. Banyak masyarakat ingin tahu bagaimana kompetensi kandidat tersebut, katanya.
Siapa pun nanti yang akan memimpin Aceh buatlah kebijakan publik yang prorakyat dan ekonomi yang prorakyat. Di situ pasti ada pengusaha, dan mereka adalah bagian rakyat yang bertujuan untuk memajukan rakyat, ujar Iswadi.[] (rel)

