Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaAlasan Mustafa Debu...

Alasan Mustafa Debu Pindah dari Amerika ke Indonesia

JAKARTA – Selama 17 tahun, Mustafa 'Debu' berkarier dan berdomisili di Indonesia. Ya, waktu ini cukup lama dan tak terasa begitu cepat berjalan bagi pria berambut panjang tersebut.

Kepada VIVA.co.id, Mustafa menceritakan awal mula pindah dari Amerika ke Indonesia. Pekerjaan orangtua yang membawanya ke wilayah Nusantara.

“Tahun 1998 orangtua mau pindah ke beberapa negara. Jadi satu malam bangun dan ucapin Indonesia. Ya sudah, berangkat dengan 70 orang murid beliau tahun 1999. Memang tidak semua bertahan, karena untuk pindah negara cukup panjang dan luar biasa prosesnya. Butuh proses pemikiran juga,” ujar Mustafa, di kawasan Jakarta Timur baru-baru ini.

Bahkan, mantan suami Cinta Penelope itu juga mengajar di Makassar hingga saat ini. Pesantren Darul Mukhlisin, tempat dia mengajar, sudah memiliki siswa lebih dari 100 ribu.

“Kami bangun Pesantren Darul Mukhlisin, pesantrennya Universitas Muslim Indonesia. Pesantren kilat untuk mereka yang ingin tahu dasar Islam, masuk selama sebulan, baru menjadi mahasiswa. Itu programnya luar biasa,” ujar pria bernama lengkap Mustafa Daood ini.

Pria berhidung mancung itu menegaskan, banyak perbedaan selama tinggal di kedua negara yang telah di tempatinya.

“Bukan hanya sekadar azan lima kali di sini, tapi datang dan tinggal di Indonesia merasa berpunya. Suatu kebanggaan,” ucapnya tersenyum.{]Sumber:viva.co.id

Baca juga: