IDI RAYEK – Sekretaris Aliansi Hujjah Alumni Dayah (ALHADA) Kabupaten Aceh Timur, Teungku Zulkarnaini, menjelaskan jika fenomena alam gerhana matahari merupakan bahan evaluasi bagi kepribadian umat Islam di seluruh dunia.
Jika kita melihat dari kacamata agama gerhana matahari merupakan musibah bagi kita umat manusia. Maka dari kejadian itu gerhana matahari bisa menjadi bahan koreksi diri kita umat islam, balanyoe trok karena ka ta undang, yang undang teuma soe? Nyan keuh ureng- ureng yang ka pubuet zalim, ujarnya saat diwawancarai portalstu.com, Selasa, 8 Maret 2016.
Tengku Zulkarnaini juga mengimbau masyarakat Aceh Timur untuk melaksanakan salat sunnah gerhana matahari sesuai dengan jadwal tibanya gerhana.
“Salat gerhana itu sunnah muakadah, salat gerhana sunnah dilakukan saat sedang terjadi gerhana, kalau sesudah gerhana bukan sunna lagi, dan tidak bisa di qadha. Jadi kita imbau masyarakat besok ramai-ramai salat ke mesjid,” katanya.
Sementara itu untuk wilayah Idi dia menyebut ada dua titik lokasi mesjid yang akan melaksanakan salat gerhana matahari yakni Masjid Agung Salihin dan Masjid Lama Idi Rayek.
Kita imbau masyarakat bisa hadir bersama salat gerhana sekaligus kita juga akan melakukan zikir bersama, yang intijih tameudoa bersama tulak bala, katanya.[](ihn)

