ALIYE
Di atas ketinggian langit saat malam bulan sabit, aku berharap di sana pada salah satu gema doa-doa, ada bait-bait doaku untukmu Aliye!
Bersandar pada hening malam ini, suara tetes air yang engkau basahi lengan-lenganmu yang putih itu terdengar indah di telingaku.
Dalam musafir bulan sabit pada sepenggal malam tahajut kita pada Tuhan.
Aliye,
Suara-suara lembar mushaf Alquran yang kau sentuh, bagiku itu terindah.
Ketika kau membacanya itu pun menjadilah bagiku seperti tetesan kesejukan yang menimpa jiwaku yang kering
Deniz putra kita yang lucu itu Kulihat digenggamnya butiran tasbih itu sambil berlari-lari dengan wajah tersenyum, berselawat.
Aliye, engkau tak pernah membuat aku cemburu, auratmu kau tutup sempurna, senyummu hanya untukku, bicaramu pelan dan tenang. Aliye.
29 Februari 2020, Lohangen, Lhokseumawe.[]
Karya: Jamaluddin



