BANDA ACEH – Ambia Dianda, S.Si dinyatakan sah menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banda Aceh periode 2016-2017 setelah terpilih secara aklamasi dalam konferensi cabang (Konfercab) XXXVI di Aula Kantor DPD KNPI Aceh, Banda Aceh, Senin 17 Oktober 2016, dini hari.
Kegiatan Konfercab XXXVI yang awalnya berlangsung di Aula Kesbangpol harus dipindahkan ke Aula Kantor KNPI Aceh dikarenakan izin pemakaian tempat telah habis.
Konfercab yang berlangsung selama hampir 3 minggu ini di ikuti oleh 13 komisariat sekawasan Banda Aceh, yaitu Komisariat Syariah dan Hukum UIN Ar Raniry, Komisariat FMIPA Unsyiah, Komisariat FISIP Unsyiah, Komisariat Fakultas Ushuluddin UIN Ar Raniry, Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Komisariat Fakultas Adab UIN Ar Raniry, Komisariat Fakultas Pertanian Unsyiah, Komisariat Fakultas Dakwah UIN Ar Raniry, Komisariat Fakultas Kedokteran Unsyiah, Komisariat Fakultas Teknik Unsyiah, Komisariat Fakultas Hukum Unsyiah, Komisariat FKIP Unsyiah, Komisariat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Sidang yang dipimpin oleh M. Deni Fitriadi (Komisariat Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar Raniry), Syahrul Indra (FKIP Unsyiah), dan Rahmat Syauqi (Fakultas Hukum Unsyiah) berjalan lancar dan melahirkan tiga calon kandidat ketua umum yaitu Ambia Dianda,S.Si, Kiki Al Baihaqi S.T dan Andi Kurniawan S.Pd. Namun dua diantaranya gugur karena tidak memenuhi persyaratan kandidat Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh.
Setelah terpilih, Ambia Dianda mengatakan bahwa HMI Banda Aceh kedepannya harus menjadi organisasi yang profesional, mandiri dan menjadi role model organisasi Nasional.
Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, mari sama-sama kita gaungkan kembali HMI Cabang Banda Aceh menjadi organisasi yang profesional, mandiri, sehingga menjadi acuan organisasi Nasional, ujar Ambia, dalam siarn pers.[]


